Masih bingung ngerangkai kata buat postingan yang tertunda ini , sedikit dipaksaain sich soalnya lagi gak ada kerjaan juga
. Melirik Bentar Ke judul postingan agak mirip kalu naik angkot dia kemana saya nya kemana gitu hahahahaha. Pada postingan sebelumnya saya telah berhasil cuap-cuap gak jelas masalah dia dan ini postingan lanjutan yang mungkin akan lebih gak jelas lagi, (syukur-syukur ada yg kesasar dan ngebaca kisah ini).
Berawal dari acara kenaikan kelas yang di tandai dengan berakhirnya kebersamaan kami dikelas (loh iyakah bersama
“nah loh”), Seperti biasa dengan kebloonan ku pada pagi hari itu mengikuti apel pagi di sekolah (bingung nih apel apaan yah padahal bukan hari senin), setelah mendengar arahan dari guru dan kemudian dibacakan nama baru saya mengerti ternyata hari itu merupakan pembagian kelas serta jurusan . Sebenarnya sebelum hari itu saya sudah tahu bakalan masuk IPA, tapi entah dikelas mana…….. (uowowowow) ! Terdengar samar samar si Dia (ituloh yang dipostingan kemaren tuh) ternyata masuk IPA juga tapi beda kelas (tetanggan kelas tepatnya)~~~*SenyumSumringah. Keesoakan harinya walaupumn aktivitas belajar mengajar belum aktif tapi layaknya anak sekolah pada umumnya kami tetap kesekolah, Kelas baru teman baru (walaupun sebagian sudah saling kenal) eh apa kabar dengan si Dia sempat sekali menengok ke kelas sebelah karena kelas kami ada pintu yang menghubungkan (*lirik kiri kanan) mana..mana ?? eh gak ada! kemana…kemana!
setelah beberapa hari baru tau ternyata orangnya masuk IPB owalah, mulai dari sini ternyata jurusan kami berbeda !
Mulai hari itu terkahir aku mencari tahu apa apa tentang dia
sudah kelas III SMA dan banyaknya orang edan dengan sejuta keunikan luar biasa yang menuntut otak kerja extra
sampai acara kelulusan tiba dia seakan tidak pernah muncul ! (nah loh !), kemana gerangan orang tersebut, (malu bertanya sesat dijalan)
rupanya tanpa bertanya berita nya datang sendiri (aneh bukan), mulai dari kuliah dimana, lagi dekat sama siapa? *eh (tapi baru sekarang tahu rumahnya dimana)
mari sudahi postingan ini sebelum semakin semrawut dan acak-acakan
Kita hanya bisa berencana TUHAN yang ngatur semuanya

Komentar Terakhir